skip to main | skip to sidebar
Showing posts with label PEMIKIRAN. Show all posts
Showing posts with label PEMIKIRAN. Show all posts

Aug 17, 2012

Benarkah Bangsa Kita Sudah Merdeka.?

dirgahayu

Secara kedaulatan iya memang, kita merdeka. Kita adalah salah satu bangsa yang diakui oleh dunia baik secara De Jure dan De Facto .Yang dideklarasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta. Dan perangkat-perangkat kenegaraan yang menjadi kelengkapan untuk menjadi sebuah negara telah dipenuhi. Wilayah, Rakyat dan pemerintahan yang berdaulat. Serta pengakuan dari negara-negara lain pun telah ada ditandai dengan penandatangan piagam dalam KMB di Den Haag. Lengkap sudah prasyarat untuk dikatakan negara yang berdaulat.
Sampai disini, apakah kita sudah merdeka....?

Tunggu dulu BUNG..!, merdeka yang dipahami dan di inginkan oleh Founding Fathers jelas bukanlah merdeka dalam artian yang parsial-parsial seperti sekarang ini. Karena berangkat dari sejarah panjang-kelam penjajahan di Indonesia, harapan terbesar mereka adalah kita (bangsa Indonesia ini) menjadi mandiri dalam semua aspek kehidupan, seperti yang tertuang dalam pembukaan UUD 45. Hanya saja itu belum terealisasi maksimal dalam tataran aplikasi.
Buktinya nih angka kemiskinan di Indonesia setiap tahun semakin bertambah dan tingkat pengangguran juga bertambah (bukti nyatanya nih yang empunya blog ini lagi nganggur). Hal ini dikarenakan tidak tersedianya lapangan pekerjaan bagi jutaan rakyat Indonesia dan pemerintah tidak sanggup memberikan solusi taktis dan strategis untuk menyelesaikan permasalahan ini ( bagaimana caranya bisa menyelesaikan masalah-masalah ini kalau tahunya hanya menciptakan lagu dan mengeluh pada rakyat melalui media.... Aaaaaagh payah).


Bahkan untuk sarjana-sarjana muda yang notabenenya "dipersiapakan untuk menjadi komoditas dalam pasar globalisasi" (sistem pendidikan saat ini BUNG..!). Tingkat pendidikan rakyat Indonesia juga sangat memprihatinkan. kenapa? karena pemerataan pendidikan tidak berjalan maksimal ditambah lagi tidak tersalurkan dengan baik anggaran-anggaran pemerintah yang diperuntukkan bagi pendidikan (kayanya kebanyakan koruptornya ketimbang orang benernya). Masih banyak anak-anak Indonesia yang tidak mengenyam yang namannya bangku pendidikan (buktinya anak tetangga ana yang tak bisa nerusin sekolah ke jenjang berikutnya karna hal biaya sekolah yang teramat mahal, gila gak tuh..!!??). Padahal untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah telah digratiskan bagi siapapun yang sedang menempuh pendidikan pada saat itu. Seandainya kita lagi dijalan coba kita lihat mereka lebih memilih menjadi pemulung, pengamen jalanan, penjual asongan dan lain sebagainya, kenapa bisa seperti itu padahal KATANYA biaya sekolah telah gratis..?
terlantar


- Dimanakah letak kemerdekaan itu ketika melihat masih banyak fakir miskin dan anak-anak terlantar yang tidak diurusi oleh negara dan cenderung dibiarkan saja melunta-lunta dipanjang bahu jalan raya (liat ga lo..!).
- Dimana letak kemerdekaan itu jika anak kecil usia 3 tahun harus berjalan disepanjang lampu merah untuk mencari sesuap makan..!
- Dimana letaknya kemerdekaan itu ketika kita melihat banyak anak-anak bangsa yang hidupnya dari memakan sisa makanan yang ada di tong-tong sampah..!
- Dimana letaknya kemerdekaan itu jika setiap hari kita melihat anak-anak kecil tanpa orang tua tidur ditrotoar jalan..!
- Dimana letaknya kemerdekaan itu ketika setiap saat kita melihat anak-anak bangsa dan keluarganya dirobohkan rumahnya dan diusir dari tanahnya..!
Dimanaaaa....????!!

- Apa bedanya masa penjajahan dulu yang mana bumi kekayaan kita diambil oleh penjajah - dengan sekarang...!?
- Apa bedanya penjajah masa dulu dengan pemerintah masa kini yang mengambil rumah dan tanah rakyat dengan alasan ketertiban....!?
- Apa bedanya masa penjajah dulu dengan masa kini jika rakyat tidak memiliki tempat tinggal untuk bernaung...!?
- Apa bedanya masa penjajahan dulu dengan masa kini jika masih ada rakyat yang harus menangis meringis menahan lapar...!?
- Apa bedanya masa penjajahan dulu dengan masa kini jika rakyat tidak bisa merasakan MERDEKA yang sesungguhnya...!?
Apa bedanya BUNG..!??

Dan pada akhirnya kita akan berkesimpulan bahwa kemerdekaan yang telah kita rebut pada tahun 1945 silam tidaklah sepenuhnya berhasil kita raih. Karena sampai saat ini kita masih saja dijajah tidak secara langsung dan tidak secara fisik, benarkah begitu.???




Renungan pribadi di malam kemerdekaan RI, sembari menikmati penatnya pikiran ini.

Feb 9, 2012

Kepengen Banget Punya Laptop Sendiri

Sengaja saya buat tulisan dengan judulnya seperti diatas, maksud agar saya termotivasi untuk berusaha dan memiliki sebuah laptop, gitu :D. Karena tak jarang dengan menulis sesuatu keinginan, itu akan berdampak baik untuk meraihnya, ya itung-itung cambuk lah. Sudah lama sih punya keinginan itu, baru kali ini saya tulis di secarik halaman blog, bersarang disebuah label :D

Ehem... bukan karena "keinginan sesaat" tapi karena saya rasa ini sebuah kebutuhan. Tak lengkap rasanya di jaman yang serba modern dan canggih ini kita tidak memiliki alat yang mungil yang setia bisa membantu meringankan pekerjaan sambilan. Ehem.. Memang sih pekerjaan pokok saya tidak ada kaitannya langsung sama fungsional sebuah laptop. Tapi tak ada salahnya khan punya keinginan memiliki sebuah laptop untuk menunjang pekerjaan sambilan, hehehe....

Kalau dulu sih kost-an lama sewaktu saya di tangerang ada pc, tapi itu dulu..! Sekarang sudah tidak ada, soalnya sudah dijual. Ya maklumlah waktu itu saya lagi kepepet butuh duid, ampe kepaksa deh dilepas

Untuk keinginan yang satu ini, maka saya mau berusaha untuk menabung disela - sela memenuhi kebutuhan yang lain. Ya ...bisa dibilang itung - itung latihan merencanakan sesuatu dan merealisasikannya.
Tak ada salahnya untuk dicoba bukan?
Saya sendiri juga tidak tahu apakah bisa atau tidak keinginan tersebut terlaksana, tetapi kita sebagai manusia harus optimis dan memiliki keyakinan untuk menggapainya, betul tidak.??! :)

Oke, Kalau dari hitung-hitungan sederhana sih kayaknya belum mungkin untuk setengah tahun kedepan (hehehe lama banget ya?). Ya tapi siapa sangka mudah-mudahan rejeki bisa datang lebih cepat. he...he...
Do'akan saja ya kawan??
"selanjutnya, apa rencana mu? " terkadang ini yang sering ditanyakan oleh kawan-kawan, sewaktu saya ngobrolin ingin punya lepi.
Pertama kalau saya rasa, saya harus memiliki motivasi dan keyakinan BISA !!.
Kedua, menabung lebih banyak, mengeluarkan uang lebih bijaksana dan cari tambahan penghasilan lain.

Yang point terakhir ini nih yang lagi digodok dipikiran saya. Tetapi saya harus tetap optimis.

Ya mudah-mudahanlah ada rezekinya.

Feb 4, 2012

Cukupkah Hanya Dengan Minta Maaf Semua Terselesaikan?

Sabtu siang di awal bulan february, kebetulan hari sedikit mendung tak seperti biasanya selalu turun hujan. Kondusif cuaca seperti ini diasah buat pergi macing, bukan dikolam tapi di sungai. Tak seperti biasa saya pergi mancing rame-rame sama kawan-kawan. Kali ini entah ada angin dari mana, angin yang sedikit mengugah kaki tuk melangkah sendirian. Ya.. Akhirnya saya pun pergi mancing sendirian ke sungai.

Buat saya pribadi memancing tidak hanya kesenangan belaka tetapi bisa dijadikan juga arena perenungan, arena membaca diri menyatu dengan sang alam. Sambil nunggu ikan nyangkut di kail, sambil ketak-ketik bikin tulisan buat ngisi artikel baru di blog. Iya, cukup modal hape berfitur mikcrosoft office artikel bisa dibuat.

Memancing bisa menjadi arena perenungan yang lumayan jitu.
Ehem..jadi teringat peristiwa yang terjadi beberapa hari yang lampau. Tidak usah saya jabarkan peristiwa apa itu, biar sari-sarinya saja yang saya tulis disini. Iya, cukup intinya saja yaitu "Cukupkah Hanya Dengan Minta Maaf Semua Terselesaikan?"



Maaf = Menyesal
Cukupkah Hanya Dengan Minta Maaf Semua Terselesaikan?
Oh, setidaknya kita menjadi lebih baik.
Benarkah???
Kalau memang dengan kata maaf saja masalah dapat terselesaikan mungkin dunia akan damai, sejahtera dan aman sentosa.
Tapi..TIDAK..!!!
Maaf saja tidak cukup, teman…! Kalaupun cukup pastinya tidak akan ada orang yang dipenjara dan tak akan ada hati yang terluka.

Setiap tindakan ada konsekuensinya karena hidup adalah sebuah pilihan. Kata Maaf hanyalah kamuflase untuk penyelesaian sebuah masalah dan penyesalan hanyalah sebuah bentuk dari kata maaf.
Menyesal.. untuk apa..?
Semua sudah terjadi. Kita sudah melukai, menyakiti, dan mengecewakan orang lain.

Apa hanya dengan menyesal saja kita bisa membuat segalanya jadi lebih baik?
aaagh mungkin… pada awalnya…
Bila kita menyesal dengan apa yang sudah terjadi sama artinya dengan kita menyalahkan takdir. Tapi ingat, takdir tidak pernah salah.! Yang salah adalah pilihan yang kita ambil. Bila manusia menyesal diawal… hmmmm, pasti kita semua akan masuk surga karena telah tahu konsekuensi apa yang akan kita terima.

Hidup itu penuh kejutan dan itulah seninya hidup. Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di detik kemudian pada hidup kita

Bisa kita ibaratkan,
Bila kita mempunyai sebuah gelas kesayangan dan karena kecerobohan kita sehingga gelas itu terlepas dari genggaman dan jatuh pecah. Kita berusaha untuk menyatukan keping demi keping gelas itu. Meskipun kita bisa menyatukannya tetapi bentuk dari gelas itu tidak akan sama lagi seperti sedia kala. Dan air yang terisi pun tidak akan sama banyaknya, bahkan mungkin sudah tidak bisa diisi lagi dengan air. Sebagian orang akan memilih untuk membeli gelas baru yang mungkin sama.
Tapi, apa perasaan kita akan tetap sama meski gelas itu serupa..?
Bisa jadi kita malah tidak menyukai gelas yang baru itu atau mungkin malah sangat menyukai dan menjaganya dengan sepenuh hati. Namun pastinya, semua tidak akan pernah sama..!

Sama artinya dengan kita berhubungan dengan seseorang, namun bila kemudian orang itu melukai, menyakiti, dan mengecewakan, apa perasaan kita akan tetap sama...?
Mungkin sebagian akan mengatakan tetap sama karena sudah terlanjur sayang. Namun, sebagian lagi akan menjawab berbeda. Meski masih sayang tetapi kita berusaha untuk self-protect (sorry kalo bahasanya kacau), karena kita tidak ingin terluka lagi.

Bila kita berada di posisi yang menyakiti dan melukai, mungkin kita hanya berucap maaf (tapi apakah cukup…?) dan menyesal (untuk apa…???).
Yakinkan pada diri sendiri untuk maaf dan penyesalan itu lalu. Buktikan bahwa kita benar-benar menyesal buat orang yang telah kita lukai dan sakiti itu. Tunjukkan padanya bahwa dia tidaklah sia-sia memberi maaf dan menerima penyesalan.
Berucap kata saja tidaklah cukup..!
Buatlah orang itu mencintai dan menyayangi kita lebih dari sebelum kita melukai dan menyakiti hatinya. Itulah yang dinamakan kesuksesan maaf dan menyesal

Kemudian, bukan maksud untuk menanamkan rasa dendam, tapi saya mencoba berfikir. Orang-orang yang telah melukai hati saya, orang-orang yang telah mengkhianati saya bisa dengan mudahnya hanya berucap kata maaf dalam keadaan seperti biasa-biasa saja..?
Sungguh tidak adil..!
Tapi intinya memang kita harus memaafkan siapapun dan apapun kesalahannya. Suatu saat mereka juga akan mendapat balasan yang setimpal dari Yang Kuasa. Bukannya setiap perbuatan pasti akan ada balasannya...?


Astaghfirullah..

Dec 28, 2011

Makna Dibalik "Pesimis Positif"

Entah apa yang ada di pikiran pak bolo-bolo saat mengeluarkan frasa “pesimis positif” dari otaknya yang memang sedikit jenius itu. Tapi penggabungan dua kata itu sangat menarik untuk dicerna dan dipahami dengan sedikit senyum di wajah kita.

Image and video hosting by TinyPic

“Pesimis” dapat berarti sesuatu yang “negatif”, lawan kata dari “optimis”, atau dengan kata lain “merasa tidak mampu untuk mengerjakan sesuatu karena menganggap kemampuan diri kita tidak cukup untuk melakukannya.” Dalam kata “pesimis” ada keraguan, ada ketidakpercayaan, selalu ada alasan dalam segala hal yang menjadikan kita gagal dalam melakukan suatu hal.

Tapi pak bolo-bolo menambahkan kata “positif” di belakang kata “pesimis”, suatu kolaborasi yang cukup aneh menurut saya. Karena “negatif” dan “positif” itu bertolak belakang, malah dalam ilmu matematika yang pernah saya pelajari dari ibu ineng sewaktu saya smp, bahwa: ketika “negatif” dikalikan dengan “positif” hasilnya “negatif”. Hehehehe…

Tapi selidik punya selidik ternyata “pesimis positif” di sini adalah suatu sikap pesimis yang tetap berlandaskan pikiran positif. Ketika kita hendak melakukan sesuatu, kita harus berpikir jauh ke depan, memikirkan hasil akhirnya, apakah akan buruk atau baik. Dengan berpikiran “pesimis positif”, kita diajak untuk berpikir pesimis sekaligus negatif, bersiap menghadapi hasilnya yang negatif dengan pola pikir yang positif, yang sebelumnya kita tanam dalam pikiran kita.

Kita ambil contoh seperti ini : Ketika engkau, seorang pria ingin menyatakan cinta kepada seorang wanita pujaanmu, yakini dia akan menolakmu. Lalu lakukan sesuatu yang positif, yaitu tetap nyatakan cintamu pada wanita itu. Jadi ketika dia benar-benar menolakmu, berarti kamu sudah tahu dalam hatimu kalau toh kamu memang akan ditolak sejak awalnya, sehingga rasa sedihmu tidaklah parah-parah banget… :-)
Tapi kalau cintamu diterima oleh wanita itu, berarti itu berkat untukmu, anggap itu hadiah untuk keberanianmu, bersyukurlah untuk itu.. hehehe.. :-)



Jadi kawan, mari berpikir pesimis positif…!! *ATTENTION*

thanks ya pak untuk pikiran hebatmu itu, saya sangat seneng punya kawan seperti bapak

Jul 2, 2011

Blog Pribadi

Bingung update blog?
Image and video hosting by TinyPicPada awalnya untuk sebagian orang pernah mengalami masalah yang satu ini termasuk saya pribadi. Tapi lama-lama nanti juga ga bakalan bingung kok. Semua yang ada dalam kehidupan kita maupun apapun yang kita ketahui sah-sah saja diposting diblog.
Ga bakalan ada yang melarang kok

Blog Pribadi itu sebenarnya jauh lebih mudah dan jangan sampai anda tidak update 1 hari. Idealnya sih begitu :D. Karena memang topik dalam blog pribadi itu sendiri bebas dan sesuka hati sesuai dengan pribadi orang yang punya blog tersebut.

Apa aja sih yang bisa ditulis di blog pribadi?
Seperti yang saya bilang tadi bahwa blog pribadi itu bebas dan kalo saya boleh berpendapat apa saja yang kita lihat, dengar dan rasakan saat ini bisa kita tuliskan di blog pribadi.
Nah jadi ga ada alasan kan untuk tidak update blog anda hari ini ??

Jadi lebih baik isi dalam blog pribadi kita isinya adalah materi yang benar-benar dikuasai, senangi dan jangan cuman contek kanan dan contek kiri yang memiliki branding yang kuat. Alangkah lebih baik lagi kalo kita membuat Branding sendiri sesuai dengan kemampuan, kemauan dan keahlian yang kita miliki.

Jadikan blog pribadimu lebih berkwalitas lagi kawan..!!
 

personal blog Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger