skip to main | skip to sidebar

Aug 17, 2012

Prediksi Hari Raya Idul Fitri 2012

Artikel ini terbit berawal ketika saya melihat sebuah status eFBe teman saya yang bernama Dewi Rani yang isinya sebagai berikut:

~"Kpn tow lebr4n'ny kie, minggu t4u senin cieh,,,,,,,,??? ?

bulan

Lalu dengan cekatannya si yang empunya ini blog jalan-jalan merambah ke jaringan internet dengan tidak lupa membawa secangkir kopi ditangan sebagai bahan bakar :D. Dan setelah sekian lama jalan-jalan akhirnya dapat juga narasumber yang boleh dikatakan kompeten mengulas tentang judul diatas. Berikut kutipannya tulisan yang saya sedot dari sidomi.com :

Baik NU maupun Muhammadiyah memberikan prediksi bahwa Hari Raya Idul Fitri ,2012 jatuh pada hari Minggu, 19 Agustus 2012. Dengan demikian, kemungkinan umat Islam di seluruh Indonesia dapat merayakan Idul Fitri berbarengan.

Pada penentuan awal puasa lalu, ada sebagian umat yang melaksanakan ibadah puasa sejak Jumat, 20 Juli 2012, terutama Muhammadiyah. Sementara itu, pemerintah memutuskan bahwa 1 Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012. Namun, kemungkinan besar tidak ada perbedaan dalam penetapan 1 Syawal. Muhammadiyah memprediksikan bahwa saat matahari terbenam pada 29 Ramadhan 1433 H atau Jumat, 17 Agustus, hilal belum wujud. Artinya, puasa akan dibulatkan menjadi 30 hari hingga Sabtu, 18 Agustus. Dengan demikian, 1 Syawal 1433 akan jatuh pada Minggu, 19 Agustus2012.

Sementara itu, seperti dirilis Bisnis Indonesia , Kiai Masdar F. Masudi, Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdatul Ulama juga menyebutkan bahwa dalam kalender NU, 1 Syawal 1433 akan jatuh pada 19 Agustus 2012.

Demikian pula dengan MUI yang memprediksi 1 Syawal jatuh pada tanggal yang sama, 19 Agustus. Dalam hitungan tanggal, memang mereka yang berpuasa sejak Sabtu, 21 Juli 2012 ‘hanya’ genap berpuasa selama 29 hari. Namun, satu bulan dalam tahun Qomariyah memang terdiri dari 29 atau 30 hari.

Pemerintah sendiri, melalui Kementerian Agama akan melangsungkan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1433 Hijriyah yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 18 Agustus 2012.

Besar harapan bahwa tidak ada perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1433 Hijriyah. Dengan demikian, umat Islam di Indonesia dapat merayakan Lebaran bersamaan. Namun, andai terjadi perbedaan sekalipun, hendaknya umat tetap menjalani yang diyakininya tanpa perlu mengklaim pihaknya yang benar dan pihak yang berlainan, adalah yang salah.



Semoga bermanfaat, kalo ada salah mohon dikoreksi, oh iya kalau ingin tahu lebih mendalam tentang metoda dan hukum-hukum penentuan 1 Syawal silahkan download filenya disini




Sebentar lagi lebaran, jangan lupa bayar Zakat Fitrahnya ya.?, ingin tahu lebih banyak tentang zakat fitrah, mampir disini

Benarkah Bangsa Kita Sudah Merdeka.?

dirgahayu

Secara kedaulatan iya memang, kita merdeka. Kita adalah salah satu bangsa yang diakui oleh dunia baik secara De Jure dan De Facto .Yang dideklarasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta. Dan perangkat-perangkat kenegaraan yang menjadi kelengkapan untuk menjadi sebuah negara telah dipenuhi. Wilayah, Rakyat dan pemerintahan yang berdaulat. Serta pengakuan dari negara-negara lain pun telah ada ditandai dengan penandatangan piagam dalam KMB di Den Haag. Lengkap sudah prasyarat untuk dikatakan negara yang berdaulat.
Sampai disini, apakah kita sudah merdeka....?

Tunggu dulu BUNG..!, merdeka yang dipahami dan di inginkan oleh Founding Fathers jelas bukanlah merdeka dalam artian yang parsial-parsial seperti sekarang ini. Karena berangkat dari sejarah panjang-kelam penjajahan di Indonesia, harapan terbesar mereka adalah kita (bangsa Indonesia ini) menjadi mandiri dalam semua aspek kehidupan, seperti yang tertuang dalam pembukaan UUD 45. Hanya saja itu belum terealisasi maksimal dalam tataran aplikasi.
Buktinya nih angka kemiskinan di Indonesia setiap tahun semakin bertambah dan tingkat pengangguran juga bertambah (bukti nyatanya nih yang empunya blog ini lagi nganggur). Hal ini dikarenakan tidak tersedianya lapangan pekerjaan bagi jutaan rakyat Indonesia dan pemerintah tidak sanggup memberikan solusi taktis dan strategis untuk menyelesaikan permasalahan ini ( bagaimana caranya bisa menyelesaikan masalah-masalah ini kalau tahunya hanya menciptakan lagu dan mengeluh pada rakyat melalui media.... Aaaaaagh payah).


Bahkan untuk sarjana-sarjana muda yang notabenenya "dipersiapakan untuk menjadi komoditas dalam pasar globalisasi" (sistem pendidikan saat ini BUNG..!). Tingkat pendidikan rakyat Indonesia juga sangat memprihatinkan. kenapa? karena pemerataan pendidikan tidak berjalan maksimal ditambah lagi tidak tersalurkan dengan baik anggaran-anggaran pemerintah yang diperuntukkan bagi pendidikan (kayanya kebanyakan koruptornya ketimbang orang benernya). Masih banyak anak-anak Indonesia yang tidak mengenyam yang namannya bangku pendidikan (buktinya anak tetangga ana yang tak bisa nerusin sekolah ke jenjang berikutnya karna hal biaya sekolah yang teramat mahal, gila gak tuh..!!??). Padahal untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah telah digratiskan bagi siapapun yang sedang menempuh pendidikan pada saat itu. Seandainya kita lagi dijalan coba kita lihat mereka lebih memilih menjadi pemulung, pengamen jalanan, penjual asongan dan lain sebagainya, kenapa bisa seperti itu padahal KATANYA biaya sekolah telah gratis..?
terlantar


- Dimanakah letak kemerdekaan itu ketika melihat masih banyak fakir miskin dan anak-anak terlantar yang tidak diurusi oleh negara dan cenderung dibiarkan saja melunta-lunta dipanjang bahu jalan raya (liat ga lo..!).
- Dimana letak kemerdekaan itu jika anak kecil usia 3 tahun harus berjalan disepanjang lampu merah untuk mencari sesuap makan..!
- Dimana letaknya kemerdekaan itu ketika kita melihat banyak anak-anak bangsa yang hidupnya dari memakan sisa makanan yang ada di tong-tong sampah..!
- Dimana letaknya kemerdekaan itu jika setiap hari kita melihat anak-anak kecil tanpa orang tua tidur ditrotoar jalan..!
- Dimana letaknya kemerdekaan itu ketika setiap saat kita melihat anak-anak bangsa dan keluarganya dirobohkan rumahnya dan diusir dari tanahnya..!
Dimanaaaa....????!!

- Apa bedanya masa penjajahan dulu yang mana bumi kekayaan kita diambil oleh penjajah - dengan sekarang...!?
- Apa bedanya penjajah masa dulu dengan pemerintah masa kini yang mengambil rumah dan tanah rakyat dengan alasan ketertiban....!?
- Apa bedanya masa penjajah dulu dengan masa kini jika rakyat tidak memiliki tempat tinggal untuk bernaung...!?
- Apa bedanya masa penjajahan dulu dengan masa kini jika masih ada rakyat yang harus menangis meringis menahan lapar...!?
- Apa bedanya masa penjajahan dulu dengan masa kini jika rakyat tidak bisa merasakan MERDEKA yang sesungguhnya...!?
Apa bedanya BUNG..!??

Dan pada akhirnya kita akan berkesimpulan bahwa kemerdekaan yang telah kita rebut pada tahun 1945 silam tidaklah sepenuhnya berhasil kita raih. Karena sampai saat ini kita masih saja dijajah tidak secara langsung dan tidak secara fisik, benarkah begitu.???




Renungan pribadi di malam kemerdekaan RI, sembari menikmati penatnya pikiran ini.

Aug 16, 2012

Tentang Zakat Fitrah

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat Fitrah ialah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Kata Fitrah yang ada merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah.

Yang berkewajiban membayar zakat fitrah

Pada prinsipnya seperti definisi di atas, setiap muslim diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya , keluarganya dan orang lain yang menjadi tanggungannya baik orang dewasa, anak kecil, laki-laki maupun wanita.


Berikut adalah syarat yang menyebabkan individu wajib membayar zakat fitrah:
1>> Individu yang mempunyai kelebihan makanan atau hartanya dari keperluan tanggungannya pada malam dan pagi hari raya.
2>> Anak yang lahir sebelum matahari jatuh pada akhir bulan Ramadan dan hidup selepas terbenam matahari.
3>> Memeluk Islam sebelum terbenam matahari pada akhir bulan Ramadan dan tetap dalam Islamnya.
4>> Seseorang yang meninggal selepas terbenam matahari akhir Ramadan.
Besar zakat yang dikeluarkan

Menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha' (1 sha'=4 mud, 1 mud=675 gr) atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki)


Waktu Pengeluaran Zakat Fitrah

Dibayarkan pada bulan Ramadan , paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan Salat Ied . Jika waktu penyerahan melewati batas ini maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa.


Penerima Zakat

Siapa saja yang berhak menerima zakat.? Ada delapan pihak yang berhak menerima zakat, yakni:

1. Fakir - Mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.

2. Miskin - Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.

3. Amil - Mereka yang mengumpulkan dan membagikan zakat.

4. Mu'allaf - Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya atau kaum kafir yang merupakan pendukung kaum Muslim.

5. Hamba sahaya yang ingin memerdekakan dirinya

6. Gharimin - Mereka yang berhutang untuk kebutuhan yang halal dan tidak sanggup untuk memenuhinya

7. Fisabilillah - Mereka yang berjuang di jalan Allah (misal: dakwah, perang dsb)

8. Ibnus Sabil - Mereka yang kehabisan biaya di perjalanan.

Namun menurut beberapa ulama khusus untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan pertama yakni fakir dan miskin . Pendapat ini disandarkan dengan alasan bahwa jumlah/nilai zakat yang sangat kecil sementara salah satu tujuannya dikeluarkannya zakat fitrah adalah agar para fakir dan miskin dapat ikut merayakan hari raya dan saling berbagi sesama umat islam.

Sumber Hadits berkenaan dengan Zakat Fitrah, yaitu:
1>> Diriwayatkan dari Ibnu Umar t.ia berkata : Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah dari bulan Ramadan satu sha' dari kurma, atau satu sha' dari sya'iir. atas seorang hamba, seorang merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslilmin. (H.R : Al-Bukhary dan Muslim)
2>> Diriwayatkan dari Umar bin Nafi' dari ayahnya dari Ibnu Umar ia berkata ; Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah satu sha' dari kurma atau satu sha' dari sya'iir atas seorang hamba, merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslimin dan beliau memerintahkan agar di tunaikan / dikeluarkan sebelum manusia keluar untuk salat 'ied. (H. R : Al-Bukhary, Abu Daud dan Nasa'i)
3>> Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. ia berkata : Rasulullah saw telah memfardhukan zakat fithrahuntuk membersihkan orang yang shaum dari perbuatan sia-sia dan dari perkataan keji dan untuk memberi makan orang miskin. Barang siapa yang mengeluarkannya sebelum salat, maka ia berarti zakat yang di terima dan barang siapa yang mengeluarkannya sesudah salat 'ied, maka itu berarti shadaqah seperti shadaqah biasa (bukan zakat fithrah). (H.R : Abu Daud, IbnuMajah dan Daaruquthni)
4>> Diriwayatkan dari Hisyam bin urwah dari ayahnyadari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw. bersabda : Tangan di atas (memberi dan menolong) lebih baik daripada tangan di bawah (meminta-minta), mulailah orang yang menjadi tanggunganmu (keluarga dll) dan sebaik-baik shadaqah adalah yang di keluarkan dari kelebihan kekayaan (yang di perlukan oleh keluarga) (H.R : Al-Bukhary dan Ahmad)
5>> Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra. ia berkata : Rasulullah sw. memerintahkan untuk mengeluarkan zakat fithrah unutk anak kecil, orang dewasa, orang merdeka dan hamba sahaya dari orang yang kamu sediakan makanan mereka (tanggunganmu). (H.R : Daaruquthni, hadits hasan)
6>> Artinya : Diriwayatkan dari Nafi' t. berkata : Adalah Ibnu Umar menyerahkan (zakat fithrah) kepada mereka yang menerimanya (panitia penerima zakat fithrah / amil) dan mereka (para sahabat) menyerahkan zakat fithrah sehari atau dua hari sebelum 'iedil fitri. (H.R.Al-Bukhary)
7>> Diriwayatkan dari Nafi' : Bahwa sesungguhnya Abdullah bin Umar menyuruh orang mengeluarkan zakat fithrah kepada petugas yangkepadanya zakat fithrah di kumpulkan (amil) dua hari atau tiga hari sebelum hari raya fitri. (H.R: Malik)

Hikmah disyari'atkannya Zakat Fitrah

Di antara hikmah disyari'atkannya zakat fitrah adalah:
1. Zakat fitrah merupakan zakat diri, di mana Allah memberikan umur panjang baginya sehingga ia bertahan dengan nikmat-l\lya.
2. Zakat fitrah juga merupakan bentuk pertolongan kepada umat Islam, baik kaya maupun miskin sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh untuk beribadah kepada Allah Ta'ala dan bersukacita dengan segala anugerah nikmat-Nya.
3. Hikmahnya yang paling agung adalah tanda syukur orang yang berpuasa kepada Allah atas nikmat ibadah puasa. (Lihat Al Irsyaad Ila Ma'rifatil Ahkaam, oleh Syaikh Abd. Rahman bin Nashir As Sa'di, hlm. 37.)
4. Di antara hikmahnya adalah sebagaimana yang terkandung dalam hadits Ibnu Abbas radhiAllahu 'anhuma di atas, yaitu puasa merupakan pembersih bagi yang melakukannya dari kesia-siaan dan perkataan buruk, demikian pula sebagai salah satu sarana pemberian makan kepada fakir miskin.






Sumber: wikipedia

Aug 13, 2012

Selamat Ultah Ya Bol

Saya sering kali tak dapat banyak mengingat hari ulang tahun satu-persatu sahabat alias teman-teman. Makanya tadi ada sahabat saya yang nginbox via facebook, kira-kira inboxnya kaya gini:
- Si Bol: "Bang,pdhl hari ini gw ultah Ɣªήğ ke 23,tgl 13 agstus..tp cm 1 org Ɣªήğ baru ngucapin...gw g nyantumin tgl lhr gw di fb,jd bnyk Ɣªήğ g tw..sedih jg..tp..emg ini si Ɣªήğ gw mw.."
- Saya: "Ya Allah, kenapa lo ga bilang2..???
Sungguh masa depan itu memang ada karena kau telah berhasil melewati satu 1 tahun lagi masa usiamu. Selamat ulang tahun bol, panjang umur buat lo
Lo mau hadiah apa dari gw.?"

- Si Bol: "Hahaha... Mksh .°. Ϋαα bang... Gw emg g mw ada Ɣªήğ tw.. Tp sedih jg siii.. Tp gpp.. Gw g mw apa2 bang, Cm pen nope lu aja,hahaha..."
- Saya: " nih no epon gw : 08xxxxxxxx, Lo mah kaya gitu lagian kenapa juga tanggal ultah lo disembunyiin,,, haduh"

Di hari ini tanggal 13 augustus 2012 Si Bol merayakan hari kelahirannya. Entah kenapa ada rasa sedih dan haru menggelayuti perasaanku. Tiba-tiba saja aku hampir menitikkan air mata (sorry agak lebay :D) ketika teringat masa-masa lampau jauh kebelakang tahun barengan menggembel sama dia. Ternyata sudah sekian tahun dan lama tak kontak, ternyata oh ternyata dia masih menyimpan note yang kala itu dia masih menjabat sebagai pengacara insomnia di kantor advocasi terkemuka di jakarta. Kebanyakan kita punya teman akan menghampiri, menyapa dan berbasa-basi dengan kita disaat kita lagi senang dan lagi tak ada masalah, tapi disaat kita jatuh, paceklik dan lagi dikerubuni masalah tak ada seorang pun teman mau menghampiri kita yang tadinya acapkali hadir dalam keseharian, seakan-akan mereka tidak mau tahu. Tapi beda jauh sama bocah (baca: si bol) yang satu ini, kalo diajak ngomong manis oke, diajak ngomong pait pun oke juga masuk, ga nyesel punya temen seperti si bol ini. Selalu setia disaat suka dan duka.

:D.

Dia orang yang baik, perempuan yang sederhana, lurus, jujur dan sedikit ngawur, kadang terlihat polos hingga dewasa pun kadang tingkah kekanakkannya masih ada tetapi tidak dengan pemikirannya, dia bisa berpikir bijak, dewasa, jeli, tidak cengeng dan galak sama cowok :D. Dia pun sangat ngfans banget sama Naruto, makanan kesukaannya kue pancong, kebiasaan jeleknya seringkali makan sambil ngupil dan kalo tidur dia seringkali pake sepatu sport kesayangannya :D


Saya yakin dalam kehidupan kesehariannya dia tak terlepas dari ujian, karena dulu dia pernah sedikit bercerita tentang siapakah dirinya, tetapi dia bisa melewati cobaan-cobaan itu dengan penuh kesabaran.

Selamat ulang tahun sahabatku. Semoga disisa umurmu senantiasa dirimu diberi kesehatan dan diberi umur yang berkah dan bisa bermanfaat bagi orang lain.

Nih foto orangnya:
si bol
(Foto si bol lagi ngelamun jorok di lantai 100, pinggir jendela di salah satu gedung kenamaan tempat dia kerja)

Sahabat, Engkaulah Inspirasiku

Ada kalimat mengatakan bahwa sahabat itu seperti sebuah keluarga. Tetapi buat saya pribadi sahabat itu tidak sama dengan keluarga. Kenapa demikian.? pada saat kita lahir kita tidak bisa memilih di keluarga mana kita ingin dilahirkan. Kita tidak bisa memilih bahwa kita ingin dilahirkan oleh Ibu yang cantik, muda, mampu mendengarkan dengan baik atau penyayang dengan penuh ketulusan.
Kita tidak bisa memilih ingin memiliki Bapak yang kaya, tenar dan ternama atau baik hati. Kita tidak bisa memilih ingin kakak atau adik yang seperti apa, serta tidak bisa pula memilih ingin paman atau bibi yang seperti kehendak kita. Kita notabene terlahir dalam keluarga yang memang "ditakdirkan" untuk menjadi keluarga kita.

Berbeda dengan sahabat, Kita mungkin bertemu sahabat kita di sekolah. Kita mungkin bertemu sahabat kita di lingkungan rumah. Kita mungkin bertemu sahabat kita di tempat olahraga. Kita mungkin bertemu sahabat kita di facebook Atau bahkan mungkin secara "kebetulan" bertemu dengan sahabat kita di salah satu acara tak terduga. Dengan sahabat kita pertemuan pertama mungkin belum menjadikan kita sebagai sahabat. Butuh waktu untuk menjalin jalinan ikatan yang ada. Mungkin membutuhkan beberapa pertemuan untuk kemudian merasa clicked dan cuco satu sama lain. Membutuhkan waktu yang lebih lama lagi bahkan mungkin untuk pada akhirnya satu sama lain bisa saling menceritakan rahasia masing-masing.

Ketika semua ini tidak berjalan dengan mulus, kita bisa saja "memutuskan" untuk tidak bersahabat dengannya and simply walk away. Toh kita tidak memiliki ikatan apapun, seperti ikatan keluarga. Toh kita tidak terlahir dengan sabahat itu, seperti kita terlahir dengan keluarga kita.
Sehingga dengan kata lain, kita pada dasarnya bisa memilih sahabat kita, tidak seperti dengan keluarga.

Lalu kalau begitu apa yang menyatukan seluruh sahabat-sahabat yang ada di dunia ini ya?
Apakah kecocokan diantara mereka..?, Apakah rentang waktu panjang yang telah terjalin...?, Apakah kondisi yang ada...?

Nih saya kasih contoh: Dalam film animasi Madagascar (tau kan film apa itu.? Klo ga tau kelaut aja lah), alkisah ada empat sahabat yang terbentuk akibat kesamaan lokasi. Mereka berempat sama-sama ditempatkan di Central Park Zoo dengan kandang yang berdekatan satu sama lain. Seperti layaknya individu dengan beragam keunikan masing-masing, ke empat sahabat binatang ini pun memiliki sifat yang berbeda satu sama lain.


Ada Gloria, si kuda nil betina yang dilahirkan di Central Park Zoo dan diceritakan sebagai kuda nil yang cantik pisan, menjadi pujaan banyak kuda nil lain, independen, pandai dan tahu apa yang ia inginkan serta bagaimana memperoleh keinginannya.

Kemudian ada pula Melman. Seekor jerapah yang menderita Hipokondriak (klo ga salah itu salah satu gangguan psikologis, dimana penderita selalu merasa ada yang salah pada dirinya secara fisik sehingga berulang kali memeriksakan dirinya ke dokter, walaupun kemudian dokter tidak menemukan ada yang salah pada dirinya). Sebelum ditransfer ke Central Park Zoo, Melman dibesarkan di Bronx Zoo yang mengakibatkan ia kemudian merasa lebih tahu "dunia luar" dibandingkan ketiga temannya.

Lalu Marty sang kuda zebra yang penuh mimpi dan berjiwa petualang. Dia terus-menerus berpikir mengenai dunia di luar Central Park Zoo dan tergelitik untuk mengetahui bagaimana rasanya tinggal di hutan lebat. Akibat dirinya pulalah maka keempatnya lalu (dengan segala kekonyolan yang ada) sukses keluar dari Central Park Zoo untuk kemudian memulai petualangan yang tak terpikirkan sebelumnya.

Terakhir adalah si Alex. Sejak dilahirkan si Alex sudah terlahir untuk menjadi tenar. Ia terlahir dari seorang Ayah dan Ibu yang merupakan pemimpin sebuah suku yang terpandang. Ketika ia kemudian mengalami kesialan tertangkap oleh seorang pemburu yang menjualnya ke Central Park Zoo, ia pun tidak lantas kehilangan pamor. Ia menjadi pusat perhatian di kebun binatang tersebut akibat kelihaiannya berdansa. Ia selalu menjadi Raja di segala tempat.

Hubungan persahabatan di antara mereka tidak berjalan mulus begitu saja. Mereka kadang mengeluhkan kecenderungan Melman yang terus-menerus meributkan kondisi kesehatannya dan mengganggu saja dengan segala keluhan ceritanya. Mereka juga kadang pusing dengan Gloria yang bersikap sok pintar dengan segala kemanjaannya. Mereka pun akhirnya harus "terjun bebas" terpaksa keluar dari zona kenyamanan mereka di Central Park Zoo akibat mengikuti jejak Marty. Dan tentunya, mereka seringkali mual dan sebal dengan sikap Alex yang terus-menerus merasa dirinya Raja sehingga berhak untuk selalu memperoleh perhatian dari setiap umat yang mereka temui di perjalanan pertualangan mereka.
Pertikaian tidak terelakan.
Gerutuan ada berulang kali.
Pergumulan bahkan sempat terjadi.
Dan pada satu titik mereka siap untuk meninggalkan satu sama lain.
Mereka siap untuk memilih sahabat lain.

Disinilah menurut saya letak ujian sebuah persahabatan. Dari sebuah film animasi konyol (kesukaan ponakan saya) kita justru jadi mampu untuk belajar banyak mengenai persahabatan. Ketika orang yang ada dalam lingkungan persahabatan kita rasanya tidak layak (lagi) untuk menyandang titel sebagai sahabat kita, apa yang kemudian akan kita lakukan...?

Pada titik inilah buat saya juga kebesaran hati dan kemauan semua sahabat terkait untuk saling jujur,berbagi, introspeksi diri dan belajar untuk berubah menjadi teruji. Klo saya sih selalu percaya bahwa dalam segala krisis TIDAK PERNAH ada HANYA salah satu pihak yang bersalah. Mau seberapa besar atau kecil porsinya, semua pihak memiliki kontribusi dalam krisis tersebut.

Kembali ke kartun :
- Jika saja, ketika itu Alex, sang Raja tidak mau berbesar hati mengakui betapa congkak dirinya selama ini, mungkin ke empat sahabat tersebut sudah bubar jalan.
- Jika saja, ketika itu Marty tidak mau berbesar hati memaafkan Alex, mungkin cerita persahabatan Madagascar sudah berakhir total.
- Jika saja ketika itu baik Melman maupun Gloria tidak memiliki niat yang tulus untuk saling membuka mata dan bersikap jujur mengakui porsi masing-masing dalam krisis yang terjadi, mungkin kita tidak akan lagi melihat persahabatan diantara mereka.

Buat saya pribadi, dan ini benar-benar pengalaman dan pernyataan pribadi (sorry curhad dikid), sahabat bisa terus berjalan bersama tanpa mengenal jarak, waktu dan kondisi karena adanya toleransi serta keterbukaan di antara mereka serta keinginan yang cukup untuk tetap bersama. Saya tidak menyarankan tentunya untuk terus bersama dengan seseorang bertitel sahabat jika hubungan tersebut sudah saat tidak sehat dan satu sama lain saling menyakiti setelah berjalan sekian lama dan sudah berulang-ulang kali proses rekonsiliasi (sorry bahasanya kacau) yang terjadi gagal tanpa membuahkan perubahan positif yang signifikan.

Kalau demikian kondisinya, tentu mungkin akan lebih baik jika para sahabat tersebut mulai berpikir memilih jalurnya masing-masing. Namun kalau katakanlah kita baru saja bertemu dengan orang tersebut dan baru saja mau memulai merintis hubungan persahabatan, kemudian ada krisis yang terjadi, lalu tanpa tedengaling-aling asyik saja memutuskan hubungan yang ada, wadaw...!

Pertanyaannya mungkin hanya dua biji saja: Kita yang tidak mau membuka diri untuk mencoba berusaha dahulu mempertahankan hubungan yang ada ATAU memang orang tersebut sedemikian tidak bergunanya untuk diperjuangkan...? Tetapi kalau rentang waktu untuk mengenal satu sama lain masih dalam hitungan jari, darimana kita tahu secara pasti bahwa orang tersebut memang tidak layak untuk dipertahankan.....?

Siapa kah kita sebegitu congkaknya dalam jarak waktu super duper pendek prikitiw tersebut dapat memutuskan bahwa orang tersebut layak atau tidak layak untuk menjadi sahabat kita...? Kita memang memiliki hak untuk memilih siapa sahabat kita. Masalahnya sesudah kita memilih apakah kemudian kita mau mempertahankannya..?

Banyak kumpulan sahabat yang mungkin baru beberapa bulan "terbentuk" atau mungkin juga sudah sekian lama terbentuk lalu bubar jalan begitu saja karena beragam faktor. Ketika itu terjadi, pertanyaannya adalah apakah kita mau berjuang untuk mencoba terlebih dahulu memperbaiki kondisi yang ada atau malah dengan gampangnya memisahkan diri dari orang yang dulu sempat masuk daftar sahabat kita...?

Toh kita tidak terlahir dengan sahabat itu kan? So dengan "mudah" pula kita bisa say bye bye dong sama beliau. Tetapi yang perlu disadari kalau memang kita selalu dengan mudahnya say bye bye ke setiap orang yang kayaknya tidak cocok dengan kita, lalu kapan kita pernah bisa benar-benar dekat dengan orang lain ya...? Kapan kita benar-benar bisa belajar berkembang menjadi individu yang lebih baik...?

Saya sih jujur aja tidak ingin berteman dengan individu yang membuat saya nyaman terus-menerus. Saya jujur lebih memilih untuk bersahabat dengan individu yang mampu untuk membuat saya memperluas zona kenyamanan saya dan mendorong saya untuk belajar lagi, lagi serta lagi dan terus-menerus tanpa henti.

Saya pernah beradu mulut (bahasa latinnya "cek cok") dengan salah seorang sahabat saya. Saya pernah meninggalkan sahabat saya yang lain seorang diri dalam sebuah pertikaian di antara kami. Saya pernah stop mogok bicara (bahasa sundanya: ereun ngabacokak) selama beberapa bulan dengan sahabat saya, pula akibat sebuah krisis. Saya pernah (dengan jujur mengakui) meng-abuse sahabat saya dengan segala sifat kekanak-kanakan saya. Dan entah bagaimana ia bertahan melewati itu semua & stand by me until today...! Mamma mia....!

Hidup ini seperti sebuah lingkaran kebaikan. Ada orang yang pernah memberikan kita sebuah kebaikan. Lalu mengapa kita tidak meneruskan kebaikan tersebut kepada orang lain. Tak terhitung sudah kebaikan yang diberikan oleh sahabat-sahabat saya kepada saya, sehingga rasanya dengan ikhlas dan penuh suka cita saya pun ingin membaginya dengan setiap orang yang saya temui. Saya berusaha untuk tidak bersikap pemilih. Memilih mana yang berhak untuk mendapatkan kebaikan saya dan mana yang tidak. Karena saya tidak mampu membayangkan jadi apa saya hari ini kalau saja ketika itu sahabat saya memutuskan untuk berbuat kebaikan TETAPI TIDAK sama saya.

Dalam hidup ini pun tidak ada yang permanen. Satu-satunya yang permanen justru perubahan itu sendiri. Sahabat yang kita miliki saat ini mungkin sudah berubah jauh dari sahabat yang dulu kita pertama kali kenal. Sahabat yang kita miliki pun mungkin akan pergi jauh sekali akibat dari perubahan hidupnya. Dalam perjalanan persahabatan yang kita miliki, segala perubahan mungkin terjadi.

Pertanyaannya hanya seberapa kokoh persahabatan yang telah terbentuk. Seberapa besar kita mau untuk berjiwa besar sama-sama saling menyesuaikan dengan kondisi yang berubah. Banyak kemudian yang enggan untuk membuka diri, sadar maupun tidak sadar, karena takut akan perubahan tersebut. Tetapi prinsip saya tetap sama, tidak peduli lima menit atau lima puluh tahun, saya lebih baik membuka diri mengenal orang tersebut, belajar selama masih diijinkan untuk belajar bersamanya, daripada saya menutup diri dan tidak mengenal orang tersebut sama sekali.

Ketika mungkin perubahan mungkin tak terelakkan (sorry banyak "mungkin"nya) serta harus terjadi, saya malah merasa perubahan tersebut adalah wadah bagi saya untuk belajar tentang hal yang baru. Membentuk sebuah kelompok sahabat memang adalah hal yang sangat mudah. Mempertahankannya adalah hal yang lain lagi.

Saya bersyukur memiliki sahabat-sahabat yang ada tidak hanya ketika saya bersikap manis, namun juga ketika saya sedang menunjukkan sisi setan saya. Saya bersyukur memiliki sahabat tidak hanya ketika saya sedang tertawa namun juga ketika saya harus menangis meraung-raung. Saya bersyukur memiliki sahabat yang mampu dengan pedasnya menunjuk-nunjuk saya ketika saya dengan bodohnya bersikap. Saya bersyukur saya masih mampu untuk saling terbuka dengan sahabat dan belajar bersama-sama untuk terus menjadi individu yang lebih baik. Saya bersyukur memiliki sahabat yang menjadi pasangan saya untuk belajar dan berkembang.


Seperti saat ini, karena sahabat-sahabat saya lah maka saya terinspirasi untuk menulis kembali. Kegiatan yang saya cintai dan sayangnya mungkin sudah lima bulan ini vakum saya lakukan. Karena mereka lah jari-jari saya kembali tergerak untuk mengasah kemampuan merangkai kata demi kata.




Terima kasih Sahabat, Engkaulah Inspirasiku..

 

personal blog Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger